forum komunikasi untuk civitas akademik sman 2 jombang, mulai dari guru, karyawan, siswa, dan alumni

Login

Lupa password?

December 2016

MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Gallery


Latest topics

» lanjut..
by prawido Fri Jul 19, 2013 1:31 am

» Perkenalan dan Salam Untuk Rekan Semua
by prawido Fri Jul 19, 2013 1:27 am

» Avacs Live Chat
by not Mon Jun 11, 2012 8:24 pm

» perkenalan
by Handayani Eka B. Tue Apr 24, 2012 11:35 pm

» Assalamu'alaikum Wr. Wb.
by dienzuhrie_ipa5 Sat Feb 18, 2012 3:20 pm


    how to Follow up the spot

    Share

    m2hq2
    Orang Kritis

    Male Jumlah posting : 97
    Age : 29
    Lokasi : Pasuruan-Surabaya
    Registration date : 12.08.08

    how to Follow up the spot

    Post  m2hq2 on Tue Dec 30, 2008 9:33 am

    kutipan m2hq2


    Menyikapi Peristiwa


    Katakanlah, ''Siapakah yang dapat melindungi kamu dari takdir Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?'' Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh pelindung dan penolong selain Allah.'' (QS Al-Ahzab [33]: 17).

    Setiap peristiwa yang terjadi di muka bumi ini, entah itu bencana maupun rahmat, disikapi dengan berbeda-beda antara orang satu dan lainnya. Banyak yang mengeluh, tapi tak kurang juga yang bersyukur. Paling tidak ada tiga sikap yang selayaknya dijalani, bukan sebagian, tapi semuanya. Pertama, mempercayai bahwa apa yang terjadi adalah takdir Allah. Ketika hal ini yang kita lakukan, semestinya tidak ada lagi keluhan dan protes.

    Sekaligus mengukuhkan keimanan dengan percaya pada qada dan qadar. Takdir Allah adalah apa yang terjadi terhadap tiap-tiap manusia yang telah ditulis di Lauhul Mahfudz. Sikap mempercayai kejadian sebagai takdir dari Allah SWT, sebaiknya diteruskan dengan sikap kedua.

    Yakni, mengambil hikmah kejadian. Allah SAW bersabda, ''Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat, dan tidaklah pula sama orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka. Sedikit sekali kamu mengambil hikmah (pelajaran).'' (QS Al-Mu'min [40]: 58).

    Setiap kejadian, selain takdir, pasti mempunyai hikmah. Ketika kita kalah dalam kompetisi sebuah jabatan, misalnya, selain takdir, kita harus bisa mengambil hikmah dari semuanya. Ketika kalah, kita bisa lebih mengingat Allah SWT. Ketika kalah, sesungguhnya kita diselamatkan Allah dari banyak masalah yang bakal kita terima ketika menang. Sungguh Allah telah menyiapkan berbagai hikmah kehidupan, bagi orang-orang yang berpikir.

    Ketiga, melakukan pembelajaran. Sebagai makhluk Allah yang paling sempurna, kita bisa mengevaluasi apakah 'strategi' hidup kita sudah benar? Seluruh pertanyaan tersebut harus dijawab dengan jujur untuk pembelajaran dan perubahan. Bukankah Allah telah berjanji.

    ''.... Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'' (QS Ar-Ra'd [13]:11). Wallahu a'lam bish-shawab.


    smg menjadi renungan.
    wal 'afwu

    ____________
    al Faqir JaMes

      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 11:40 am